Jika berencana menunda upgrade ponsel Galaxy Anda, ada tiga seri baru yang bagus di pasaran untuk dipilih, dan satu lagi akan segera diluncurkan. Pertama adalah Samsung Galaxy S10e sebagai pilihan yang paling terjangkau sekaligus kompak.

Galaxy S10 sebagai flagship standar dan Galaxy S10 Plus sebagai ponsel terbesar dan paling premium di jajaran Samsung, Terakhir yang belum keluar adalah Galaxy S10 5G 6,7 inci.

Ketiga handset flagship terbaru Samsung tersebut memiliki banyak kesamaan, termasuk prosesor Snapdragon 855 terbaru, tetapi ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan juga.

Berikut review spesifikasi ketiganya sehingga Anda bisa memilih tipe Galaxy S10 yang tepat untuk Anda.

Harga

Samsung Galaxy S10e 5,8 inci banderol harganya mulai Rp.10.499.000 untuk 6GB RAM dan 128GB penyimpanan internal. Lalu harga Samsung S10 6,1 inci dipatok sebesar Rp.12.999.000 untuk versi 8GB RAM dan 128GB penyimpanan internal.

Dan harga Samsung Galaxy S10 Plus 6,4 inci dibanderol seharga Rp 13.999.000 (RAM 8 GB dan memori internal 128 GB); Rp 18.499.000 (RAM 8 GB dan memori 512 GB); dan Rp 23.999.000 (RAM 12 GB dan memori penyimpanan 1 TB).

Sedangkan harga Galaxy S10 5G dibanderol mulai $ 1.299 atau Rp.18,2 juta. Berbeda dengan ketiga seri Galaxy S10, varian 5G hanya dilengkapi dengan 8GB RAM dan 256GB atau 512GB penyimpanan.

Namun, seperti model lainnya, pengguna akan dapat meningkatkan kemampuan penyimpanannya menggunakan kartu microSD.

Desain dan ukuran

Seluruh keluarga Galaxy S10 menggunakan bahasa desain baru dari Samsung, yang mencakup layar Infinity O. Alih-alih menampilkan takik menggantung di bagian atas layar, ada lubang di sisi kanan atas.

Ini tidak mengganggu, tetapi S10 Plus dan S10 5G memiliki lubang punch yang lebih luas untuk mengakomodasi kamera depan ganda, sedangkan ponsel lain memiliki lubang yang lebih kecil untuk kamera depan tunggal.

Perbedaan utama antara keempat model adalah ukuran. Galaxy S10e memiliki layar full-HD 5,8 inci, yang ukuran layarnya sama dengan iPhone XS. Galaxy S10 reguler memiliki panel layar 6,1 inci, quad-HD, dan Galaxy S10 Plus mengemas panel layar 6,4 inci, quad-HD. Dengan berat 175 gram, Galaxy S10 Plus menawarkan unit yang paling berat meski masih lebih ringan dari iPhone XS Max yang memiliki layar sedikit lebih besar.

Dan S10 Plus bahkan bukan handset Galaxy baru terbesar sebab masih ada Galaxy S10 5G 6,7 inci yang tentunya lebih berat. Layar pada keempat model menerapkan teknologi Dynamic AMOLED Samsung yang baru, yang mencakup pemetaan nada dinamis untuk rentang warna yang lebih luas dan pengurangan cahaya biru yang bertujuan menyamankan mata pengguna. Namun, model layar pada S10, S10 Plus dan S10 5G adalah melengkung, sementara panel pada S10e datar.

Pilihan warna

Galaxy S10, S10e dan S10 Plus semuanya datang dalam berbagai warna, termasuk Prism Black, Prism White dan Prism Blue, Flamingo Pink, dan Prism Green. Galaxy S10e hadir juga dalam opsi warna Canary Yellow.

Dan model 5G menawarkan pilihan yang kurang menarik yaitu Majestic Black dan Crown Silver. Bagi mereka yang ingin lebih ekslusif, S10 Plus hadir dalam Keramik Hitam dan Keramik Putih, tetapi edisi khusus tersebut hanya akan tersedia jika konsumen menginginkan model 512GB atau 1TB.

Sidik jari di layar (tetapi tidak untuk S10e)

Ponsel Samsung terbaru Galaxy S10, S10 Plus dan S10 5G menampilkan sensor sidik jari ultrasonik baru yang tertanam di layar, yang membuatnya cukup mudah untuk membuka kunci ponsel. Tidak seperti sensor optik, seperti yang ditemukan pada OnePlus 6T, pembaca ultrasonik tersebut mampu memberikan akurasi dan keamanan yang lebih baik dengan menciptakan kontur 3D jari pengguna.

Namun, sensor sesekali juga bisa melakukan kesalahan yang memaksa pengguna untuk menyentuh sensor sekali lagi. Pengguna harus berhati-hati untuk tidak mengetuk terlalu cepat. Seorang peretas mengklaim telah menipu pemindai menggunakan sidik jari tercetak 3D, tetapi bagi sebagian besar pengguna sensor ini tetap menjadi pilihan terbaik untuk membuka kunci perangkat.

Kamera

Seperti yang sudah bisa diduga, S10e memiliki kamera paling sedikit, tetapi tidak jelek. Flagship ini menawarkan sensor 12-megapiksel yang sama dengan model lain, ditambah kamera 16-MP ultrawide.

Dan Anda mendapatkan fitur Scene Optimizer yang sudah dipercanggih untuk mengenali hingga 30 adegan berbeda secara otomatis. Galaxy S10 dan S10 Plus menambahkan kamera ketiga di belakang, lensa 12-MP, f / 2.4 yang memungkinkan 2x optical zoom. (S10e harus puas dengan zoom digital.) Kemudian S10 5G melangkah lebih jauh, dengan total empat lensa di bagian belakang, berkat penambahan sensor time-of-flight untuk pengenalan spasial yang canggih.

Di bagian depan, S10e, S10, S10 Plus dan S10 5G semuanya memiliki lensa 10-MP, É / 1.9 yang sama untuk selfie, tetapi hanya Galaxy S10 Plus yang mengemas sensor kedalaman sekunder di bagian depan, yang memungkinkan bokeh saat aksi selfie dan kemampuan untuk mewarnai subjek sekaligus menjaga latar belakang hitam dan putih.

Samsung S10 5G juga memiliki sensor sekunder menghadap ke depan, tetapi ini adalah tipe kamera time-of-flight lain yang berbeda dengan yang konvensional seperti pada S10 Plus. Secara keseluruhan, Galaxy S10 adalah partner pemotretan yang baik, tetapi ini bukan ponsel kamera terbaik.

No more articles